Hanif(085702292759)
CEO Nissan Renault Carlos Ghosn dan CEO MMC Osamu Masuko menghadiri jumpa pers di Yokohama. Foto: REUTERS/THOMAS PETER
Nissan akhirnya memutuskan membeli saham Mitsubishi. Lalu bagaimana tanggapan PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), dan PT Nissan Motor Indonesia selaku Agen Pemegang Merek kedua mobil di tanah air?
"Saya belum bisa berkomentar apa-apa mengenai masalah ini. Karena saya belum mendapatkan informasi resmi dari prinsipal," ujar Group Head MMC Sales Group MMC Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Imam Choeru Cahya, di Bali, Kamis (12/5/2016).
Namun dirinya memastikan, jika PT KTB mendapatkan informasi lengkapnya, maka Mitsubishi Indonesia akan berbagi informasi tersebut. Tanpa ada yang disembunyikan.
"Jika sudah ada informasi resmi dari pihak prinsipal. Kami selaku APM Mitsubishi di Indonesia akan menginformasikannya kembali," katanya.
GM Marketing Strategy and Product Planning PT Nissan Motor Indonesia Budi Nur Mukmin menambahkan Nissan dan Mitsubishi selama ini berkomunikasi dalam banyak hal.
"Tapi untuk yang satu ini belum ada pernyataan resmi jadi saya juga belum bisa berkomentar lebih jauh," ujarnya.
Pembelian saham senilai hampir Rp 30 triliun itu diumumkan dalam jumpa pers yang mendadak di kantor pusat Nissan di Yokohama, Jepang.
"Saya belum bisa berkomentar apa-apa mengenai masalah ini. Karena saya belum mendapatkan informasi resmi dari prinsipal," ujar Group Head MMC Sales Group MMC Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), Imam Choeru Cahya, di Bali, Kamis (12/5/2016).
Namun dirinya memastikan, jika PT KTB mendapatkan informasi lengkapnya, maka Mitsubishi Indonesia akan berbagi informasi tersebut. Tanpa ada yang disembunyikan.
"Jika sudah ada informasi resmi dari pihak prinsipal. Kami selaku APM Mitsubishi di Indonesia akan menginformasikannya kembali," katanya.
GM Marketing Strategy and Product Planning PT Nissan Motor Indonesia Budi Nur Mukmin menambahkan Nissan dan Mitsubishi selama ini berkomunikasi dalam banyak hal.
"Tapi untuk yang satu ini belum ada pernyataan resmi jadi saya juga belum bisa berkomentar lebih jauh," ujarnya.
Pembelian saham senilai hampir Rp 30 triliun itu diumumkan dalam jumpa pers yang mendadak di kantor pusat Nissan di Yokohama, Jepang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar